Penayangan bulan lalu
Tampilkan postingan dengan label nonton yuks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nonton yuks. Tampilkan semua postingan
Minggu, 29 Mei 2011
Based on Earthsea Cycle
Ada 2 film yang pernah gw tonton berdasarkan Earthsea Cycle karya Ursula K. Le Guin, yang pertama versi film seri judulnya Legend of Earthsea dan yang kedua film lepas buatan Jepang judulnya Tales from Earthsea
Untuk film yang pertama, dengan Shawn Ashmore (Iceman di X Man, X2, X Man : The Last Stand; Frozen ) sebagai Ged, film seri TV produksi 2004 ini sebenarnya memberikan kisah yang cukup lengkap dari cerita Earthsea, walaupun seperti film yang diangkat dari novel lainnya, banyak yang dihilangkan dan diubah demi durasi film.
Diawali dari kisah Ged (disini dia dikenal sebagai Ged dari Gont, bukan sebagai Sparrowhawk) yang menyadari bahwa dirinya memiliki bakat sihir, dia berhasil menyelamatkan desanya dari serangan pasukan Karego-At yang merasa terancam akan keberadaan calon penyihir paling hebat yang Earthsea miliki, yang menginvansi desa-desa, membunuh semua penduduk untuk menguasai wilayah tersebut.
Ged berhasil menyelamatkan desa, namun dia terkena tombak prajurit. Disaat jenasahnya disemayamkan, datanglah Ogion, penyihir hebat di masanya, yang menghidupkan kembali Ged dan menjadikannya muridnya.
Akan tetapi Ged tidak puas dengan pelajaran yang diberikan oleh Ogion, dia merasa siap untuk melakukan sihir yang lebih hebat dari waktu dia menyelamatkan desa, tapi Ogion hanya mengajarinya mengamati.
Suatu saat dia membuka-buka buku mantra Ogion, dan berhasil merapal sebuah mantra, tapi ternyata mantra yang dia ucapkan malah memanggil kegelapan dan kengerian, untung Ogion segera datang.
Setelah kejadian itu Ogion menawarkan satu pilihan lagi untuk Ged belajar ilmu sihir, dia mengirim Ged ke Roke (Hogwartsnya Earthsea).
Di sana Ged bertemu dengan Jasper, si anak penguasa wilayah, kakak kelas yang sombong, dan Vetch, teman yang baik hati.
Perselisihan Ged dengan Jasper di sekolah berakhir dengan pertaruhan, siapa yang bisa membangkitkan roh Lady Elffaran yang terkenal akan kecantikannya. Mereka menuju bukit belakang sekolah (kaya tempat mainnya nobita ya???) dan Ged mulai melakukan panggilan terhadap arwah Lady Elffaran. Sesaat kemudian sesosok roh cantik keluar dari tanah, akan tetapi setelahnya keluarlah bayangan gelap yang melukai Ged, bayangan itu bernama Gebbeth.
Oleh Archmage dia diusir dari Roke, ia mencari keberadaan Gebbeth.
Setelah berhasil mengetahui keberadaan Gebbeth, mereka duel di sungai. Ged kalah, kemudian bertransformasi menjadi Sparrowhawk kembali ke rumah Ogion.
Di satu sisi, tanah yang suci, dimana tidak ada satu ilmu sihir pun akan berhasil disana, seorang gadis penjaga makam suci mendapatkan visi tentang Ged.
Dia lah orang yang akhirnya membantu Ged untuk dapat masuk ke dalam Makam Atuan untuk menyingkirkan Gebbeth dari dunia, dengan cara membuka segel makam menggunakan segel yang setengahnya ia miliki dan sisanya ada pada Ged.
Pokoke, film ini kayanya adalah intisari dari beberapa buku Earthsea, tapi sayang, untuk cerita yang bagus ini rusak oleh penggunaan efek yang nggak mulus. Entah karena dia hanya film seri di TV, atau memang pengerjaannya tidak maksimal, jadi nontonnya agak tersendat-sendat matanya risih ngeliat visual effect nya.
Film yang kedua adalah Tales from Earthsea, karya Goro Miyazaki. Bercerita tentang perjalanan Sparrowhawk setelah dia dewasa, bertemu dengan sorang pangeran muda yang lari dari kerajaannya karena telah menusuk sang raja, ayah kandungnya. Dia dihantui rasa bersalah dan takut, dimanfaatkan oleh penyihir jahat musuh Ged, Kumo untuk melawan Ged.
Lebih banyak kisah film ini bercerita tentang Arren si pangeran dan Tehru, si Tehanu yang menyelamatkan Arren dari kekuatan jahat.
Menurut Ursula, film Tales from Earthsea bukanlah cerita Earthsea miliknya, melainkan film versi Goro, karena ceritanya walau diangkat dari kisah Earthsea, berbeda dari karyanya.
Gw sendiri lebih suka nonton film yang kedua, karena dia animasi, ceritanya jelas, gambarnya bagus, trus ada adegan lucu dari si penyihir jahatnya juga...pokoke komplit lah
Gw sih berharap ada produser film yang mau bikin Earthsea Cycle jadi film layar lebar yang serius kaya Harry Potter, LOTR, Chronicles of Narnia *semoga*
Tapi, masing-masing orang kan punya penilaian sendiri, yang mungkin berbeda dari penilaian gw....jadi, selamat nonton :)
Rabu, 27 April 2011
Another Movie Review
Nonton lagiiii....Review lagiiii
Belum lama ini nengokin bioskop setelah sekian lamaaaa ga kesana. Nonton apa? Film dari Hollywood, genre nya Thriller, berdasarkan cerita dari M.Night Shyamalan nyang bikin banyak film keren (kecuali Film Avatar The Last Airbender yang gagal di mata para fans nya Aang) judulnya Devil, di rilis 17 September 2010 di Amerika. Film ini mengawali The Nights Chronicles Trilogy, tiga set film dengan genre Supranatural Thriller, jadi setelah Devil ini akan ada 2 film lainnya lagi. Film kedua nantinya bakal berjudul Reincarnate, dan film ke3 bakal diambil dari sequel nya Unbreakable, film yang tadinya nggak direncanakan punya lanjutan.
Tapi sejauh ini belum ada kabar terbaru lagi tentang kelanjutan kedua film tersebut :(
Awalnya pas ngeliat posternya kayanya bakal jadi horor gimanaaaa gitu, tapi ternyata film ini termasuk film yang sopan, bukan yang terang-terangan ngeliatin sang Devil itu sendiri
Buat yang suka liat film karena lokasinya bagus-bagus, jangan berharap banyak sama film ini, karena keliatan dari gambarnya, film ini terpusat sama satu tempat yaitu lift atau elevator.
Film ini bakal bikin orang-orang jadi lebih waspada di dalem lift hehehehe
Dan dalam kehidupan nyata gw, abis nonton nih film gw jadi kebawa ngimpi gw kejebak di lift. penyakit takut ruang sempit gw jadi kambuh lagi :(
Udah gitu, besok paginya, di tempat kerja gw kena blackout, liftnya juga ikutan mandek. Di dalemnya masih ada penumpang, rata-rata keluarga pasien, perempuan. Ada yang pingsan di lantai 3, ada yang lagi nangis di antara lantai 1 dan 2...pokoke bikin gw selama seminggu nggak berani naik lift sendirian lagi :(
Diawali dengan narasi Ramirez mengenai cerita yang selalu diceritakan oleh ibunya tentang devil/setan yang selalu mencari kesalahan yang terjadi di dunia, mengumpulkan para pendosa di satu tempat untuk dibiarkan saling membunuh. Yang terakhir hidup akan melihat kematian orang yang dicintainya, sebelum pada akhirnya semuanya mati terbunuh. Diceritakan bahwa kehadiran sang Devil diawali dari bunuh diri seseorang.
Gw sebenernya bukan tipe orang yang gampang takut sama film thriller, gw lebih takut sama film horor yang terang-terangan menunjukkan kehadiran si makhluk halus itu. Tapi film ini dengan sukses bikin gw deg-degan sepanjang 80 menit (tergolong singkat untuk sebuah film thriller).
Apalagi pas dimulai adegan film setelah narasi cukup panjangnya Ramirez, sesosok tubuh jatuh dari sebuah gedung perkantoran menghantam bagian atas truk yang diparkir di depan gedung. Asli, ngagetin banget!!!
Tokoh utama film ini adalah seorang detektif polisi, yang bernama Bowden, yang baru aja kembali bertugas setelah menjalani rehabilitasi ketergantungan terhadap alkohol. Detektif Bowden jadi pemabuk setelah istri dan anaknya tewas dalam tabrak lari di Betlehem.
Dia ditugaskan untuk menyelidiki kematian seseorang diatas mobil truk yang jauh dari lokasi yang tinggi. Dia akhirnya sadar bahwa truk itu berpindah dari lokasi seharusnya mayat itu berasal (yang kita semua tau, dia terjun dari kantor tadi). Secara kebetulan, di kantor yang sama terjadi insiden lift macet. Di dalamnya ada 5 orang yang terjebak, 2 orang wanita dan sisanya pria. Salah satu dari mereka adalah Security baru di gedung itu yang ngakunya punya claustrophobia. Petugas keamanan pengawas cctv, Lustig dan Ramirez sadar kalo salah satu lift mereka mandek,
Masalah dimulai saat Sarah Caraway, istri seorang pengusaha, pada akhirnya dikenali sebagai pembohong, salah satu penumpang lift itu tiba-tiba mengalami luka gores di punggung nya waktu listrik lift padam. Tersangka utamanya Vince MacCormick, sales kasur yang nggak jujur.
Bowden yang kebetulan banget lagi jaga di depan gedung langsung masuk begitu menerima panggilan tentang kasus di dalam lift.
Dia minta semua data penumpang yang terjebak di lift dan didapatlah nama-nama lain selain dua orang tadi : Ben Larson si petugas keamanan sementara waktu, Jane Kowski yang tertangkap CCTV lagi mencuri dompet pengunjung gedung, sama Tony, yang nggak keliatan di kamera mengisi daftar masuk.
Keadaan makin buruk waktu si sales tempat tidur mati. Kemudian beruntun pada mati : Dwaight, teknisi yang lagi mencoba benerin lift yang rusak itu, mati langsung jatuh di atas atap lift gara-gara diserang burung waktu lagi mau turun pake tali ke atas lift, trus lampu mati lagi, kemudian keliatan si Jane mati kegantung kabel lampu, trus Ben mati lehernya patah, terakhir Sarah, mati ketusuk setelah mau bunuh-bunuhan sama Tony. Semua mati pas lampu lift mati. Tinggal yang tersisa Tony.
Siapakah Devil nya???
Jeng..jeng..jeng..jeng...
ternyata si nyonya tua tukang copet yang awalnya diduga namanya Jane itu idup lagi!!!
Di saat yang sama tunangan Tony ngasih tau kalo nama lengkap Tony itu Janekowski, dia teknisi yang mau ikut interview di gedung itu, tapi nggak pede kalo nggak bawa perlengkapannya sendiri, makanya dia ngilang dari cctv waktu masuk gedung karena dia ke toilet untuk ngumpetin perlengkapannya sendiri.
Disini lah si Devil beraksi. Dia membuka semua kesalahan mereka satu per satu. Tony pun ternyata bukan orang tanpa dosa. Sambil nangis melukin badannya Sarah, dia minta untuk menukar nyawa Sarah sama nyawa dia, biar dia aja yang mati karena dia ga mau lagi ngeliat orang mati di depan dia.
Usut punya usut ternyata Tony pernah nabrak lari ibu dan anak waktu di Betlehem
oooo....ternyata dia lah pelaku tabrak lari keluarganya Bowden. Tapi Bowden inget kalo si pelaku pernah meminta maaf lewat selembar tiket cuci mobil gratis, dibelakangnya tertulis I'm Sorry
Dan ternyata Tony memang menyesal
Itu lah yang menyelamatkan dia dari si Devil : Sacrifiece
Dia yang rela menukar nyawanya demi Sarah membuat Devil kalah
Tony pun mendapat pengampunan dari Bowden
Happy ending banget ga sih nih film???
Gw suka sama closingnya Ramirez : "If the Devil is real, then God must be real too."
Hmmm...film ini bisa dapet bintang 3,5 dari 5 meski bukan termasuk number one di Box Office, tapi posisi ke 3 di box office berhasil membuat film ini masuk dalam kategori top 5 film horor 2010 versi ShockTillYouDrop.com
Selamat menonton :D
Belum lama ini nengokin bioskop setelah sekian lamaaaa ga kesana. Nonton apa? Film dari Hollywood, genre nya Thriller, berdasarkan cerita dari M.Night Shyamalan nyang bikin banyak film keren (kecuali Film Avatar The Last Airbender yang gagal di mata para fans nya Aang) judulnya Devil, di rilis 17 September 2010 di Amerika. Film ini mengawali The Nights Chronicles Trilogy, tiga set film dengan genre Supranatural Thriller, jadi setelah Devil ini akan ada 2 film lainnya lagi. Film kedua nantinya bakal berjudul Reincarnate, dan film ke3 bakal diambil dari sequel nya Unbreakable, film yang tadinya nggak direncanakan punya lanjutan.
Tapi sejauh ini belum ada kabar terbaru lagi tentang kelanjutan kedua film tersebut :(
Awalnya pas ngeliat posternya kayanya bakal jadi horor gimanaaaa gitu, tapi ternyata film ini termasuk film yang sopan, bukan yang terang-terangan ngeliatin sang Devil itu sendiri
Buat yang suka liat film karena lokasinya bagus-bagus, jangan berharap banyak sama film ini, karena keliatan dari gambarnya, film ini terpusat sama satu tempat yaitu lift atau elevator.
Film ini bakal bikin orang-orang jadi lebih waspada di dalem lift hehehehe
Dan dalam kehidupan nyata gw, abis nonton nih film gw jadi kebawa ngimpi gw kejebak di lift. penyakit takut ruang sempit gw jadi kambuh lagi :(
Udah gitu, besok paginya, di tempat kerja gw kena blackout, liftnya juga ikutan mandek. Di dalemnya masih ada penumpang, rata-rata keluarga pasien, perempuan. Ada yang pingsan di lantai 3, ada yang lagi nangis di antara lantai 1 dan 2...pokoke bikin gw selama seminggu nggak berani naik lift sendirian lagi :(
Diawali dengan narasi Ramirez mengenai cerita yang selalu diceritakan oleh ibunya tentang devil/setan yang selalu mencari kesalahan yang terjadi di dunia, mengumpulkan para pendosa di satu tempat untuk dibiarkan saling membunuh. Yang terakhir hidup akan melihat kematian orang yang dicintainya, sebelum pada akhirnya semuanya mati terbunuh. Diceritakan bahwa kehadiran sang Devil diawali dari bunuh diri seseorang.
Gw sebenernya bukan tipe orang yang gampang takut sama film thriller, gw lebih takut sama film horor yang terang-terangan menunjukkan kehadiran si makhluk halus itu. Tapi film ini dengan sukses bikin gw deg-degan sepanjang 80 menit (tergolong singkat untuk sebuah film thriller).
Apalagi pas dimulai adegan film setelah narasi cukup panjangnya Ramirez, sesosok tubuh jatuh dari sebuah gedung perkantoran menghantam bagian atas truk yang diparkir di depan gedung. Asli, ngagetin banget!!!
Tokoh utama film ini adalah seorang detektif polisi, yang bernama Bowden, yang baru aja kembali bertugas setelah menjalani rehabilitasi ketergantungan terhadap alkohol. Detektif Bowden jadi pemabuk setelah istri dan anaknya tewas dalam tabrak lari di Betlehem.
Dia ditugaskan untuk menyelidiki kematian seseorang diatas mobil truk yang jauh dari lokasi yang tinggi. Dia akhirnya sadar bahwa truk itu berpindah dari lokasi seharusnya mayat itu berasal (yang kita semua tau, dia terjun dari kantor tadi). Secara kebetulan, di kantor yang sama terjadi insiden lift macet. Di dalamnya ada 5 orang yang terjebak, 2 orang wanita dan sisanya pria. Salah satu dari mereka adalah Security baru di gedung itu yang ngakunya punya claustrophobia. Petugas keamanan pengawas cctv, Lustig dan Ramirez sadar kalo salah satu lift mereka mandek,
Masalah dimulai saat Sarah Caraway, istri seorang pengusaha, pada akhirnya dikenali sebagai pembohong, salah satu penumpang lift itu tiba-tiba mengalami luka gores di punggung nya waktu listrik lift padam. Tersangka utamanya Vince MacCormick, sales kasur yang nggak jujur.
Bowden yang kebetulan banget lagi jaga di depan gedung langsung masuk begitu menerima panggilan tentang kasus di dalam lift.
Dia minta semua data penumpang yang terjebak di lift dan didapatlah nama-nama lain selain dua orang tadi : Ben Larson si petugas keamanan sementara waktu, Jane Kowski yang tertangkap CCTV lagi mencuri dompet pengunjung gedung, sama Tony, yang nggak keliatan di kamera mengisi daftar masuk.
Keadaan makin buruk waktu si sales tempat tidur mati. Kemudian beruntun pada mati : Dwaight, teknisi yang lagi mencoba benerin lift yang rusak itu, mati langsung jatuh di atas atap lift gara-gara diserang burung waktu lagi mau turun pake tali ke atas lift, trus lampu mati lagi, kemudian keliatan si Jane mati kegantung kabel lampu, trus Ben mati lehernya patah, terakhir Sarah, mati ketusuk setelah mau bunuh-bunuhan sama Tony. Semua mati pas lampu lift mati. Tinggal yang tersisa Tony.
Siapakah Devil nya???
Jeng..jeng..jeng..jeng...
ternyata si nyonya tua tukang copet yang awalnya diduga namanya Jane itu idup lagi!!!
Di saat yang sama tunangan Tony ngasih tau kalo nama lengkap Tony itu Janekowski, dia teknisi yang mau ikut interview di gedung itu, tapi nggak pede kalo nggak bawa perlengkapannya sendiri, makanya dia ngilang dari cctv waktu masuk gedung karena dia ke toilet untuk ngumpetin perlengkapannya sendiri.
Disini lah si Devil beraksi. Dia membuka semua kesalahan mereka satu per satu. Tony pun ternyata bukan orang tanpa dosa. Sambil nangis melukin badannya Sarah, dia minta untuk menukar nyawa Sarah sama nyawa dia, biar dia aja yang mati karena dia ga mau lagi ngeliat orang mati di depan dia.
Usut punya usut ternyata Tony pernah nabrak lari ibu dan anak waktu di Betlehem
oooo....ternyata dia lah pelaku tabrak lari keluarganya Bowden. Tapi Bowden inget kalo si pelaku pernah meminta maaf lewat selembar tiket cuci mobil gratis, dibelakangnya tertulis I'm Sorry
Dan ternyata Tony memang menyesal
Itu lah yang menyelamatkan dia dari si Devil : Sacrifiece
Dia yang rela menukar nyawanya demi Sarah membuat Devil kalah
Tony pun mendapat pengampunan dari Bowden
Happy ending banget ga sih nih film???
Gw suka sama closingnya Ramirez : "If the Devil is real, then God must be real too."
Hmmm...film ini bisa dapet bintang 3,5 dari 5 meski bukan termasuk number one di Box Office, tapi posisi ke 3 di box office berhasil membuat film ini masuk dalam kategori top 5 film horor 2010 versi ShockTillYouDrop.com
Selamat menonton :D
Jumat, 08 April 2011
Film wajib tonton
Malem minggu kemaren, as a jomblowati sejati, gw menghibur diri dengan nyewa 6 film, dan tante gw 4 film
Karena nyewa 5 gratis 1 maka jadilah kami membawa pulang 12 film...ckckck...napsu bener ya??
Berhubung cuma dapet waktu seminggu, jadilah pake sistem striping, kaya sinetron gitu dah
di hari ke 4 ini gw baru berhasil nonton 3, jadi harus ada lemburan niy besok :)
film yang udah gw tonton adalah :
- Red Cliff I dan II
asli, ni film cakep abissss...yang main Tony Leung ama tayank2 gw : Takeshi Kaneshiro
Film ini sejatinya bagian dari kisah Sam Kok (Tiga Raja) dari Cina, tapi untuk film ini, John Woo, sutradaranya yang juga bikin film Face/Off sama MI : II , mengadopsi cerita cinta yang berlatar Kisah Sam Kok itu
Dikisahkan Cao Cao, perdana mentri yang haus kekuasaan, mengendalikan raja muda yang saat itu memimpin, untuk bisa menjadi penguasa selanjutnya. Dia memaksa raja muda untuk melakukan penyerangan ke wilayah selatan yang dipimpin oleh jago perang Liu Bei dan Sun Quan dengan alasan mencegah pemberontakan
Pasukan Liu Bei kalah karena Liu Bei memilih untuk menyelamatkan warga yang mengungsi. Istri dan kakak Liu Bei jadi korban tentara Cao Cao, tapi pangeran yang masih bayi bisa diselamatkan Zhao Yun, pemimpin pasukan Liu Bei. Zhu-ge Liang (my lovely Takeshi Kaneshiro), penasihat Liu Bei yang ahli dalam ilmu bumi dan strategi perang, mempunyai rencana untuk minta bantuan dari penguasa wilayah timur Sun Quan untuk bergabung menjatuhkan Cao Cao dari kekuasaannya.
Sun Quan adalah pemimpin muda yang dikelilingi penasihat tua yang selalu memilih perdamaian demi keselamatan mereka sendiri. Sun Quan sendiri punya rekanan hebat, yang lebih terkenal kemampuannya dalam bermusik tetapi memiliki bakat sangat hebat dalam berperang, Zhou Yu, yang punya istri cantik bernama Xiao Qiao, yang ga lain adalah cinta pertama Cao Cao.
Kerjasama Zhu-ge Liang dengan Zhou Yu adalah kerjasama dengan caranya masing-masing dengan trik-trik perang yang brilian yang walau berbeda tapi sama-sama keren dan sukses.
Perang yang terjadi antara kerajaan hanya karena seorang wanita
Pokoke WAJIB dah ditonton karena Takeshi nya keren banget ^_^
- The Illusionist
Dari judulnya udah bisa ketebak, ini soal pesulap yang brilian banget.
Disadur dari cerpen karya Steven Millhauser yang judulnya Eisenheim the Illusionist, yang berkisah tentang si pesulap yang punya bakat hebat semenjak bertemu pesulap yang hebat di usia remajanya, kemudian berkat bakat sulapnya dia bertemu Duchess Von Teschen, cinta pertama nya. Eisenheim yang cuma anak tukang lemari dipisahkan dari kekasihnya yang keturunan ningrat dan akhirnya bertemu kembali saat mereka dewasa, saat Eisenheim udah jadi pesulap yang terkenal, di salah satu pertunjukkannya.
Duchess Von Teschen, yang saat itu adalah pasangan Pangeran Leopold, jadi sukarelawan untuk penutup pertunjukkan Eisenheim. Di atas panggung, Eisenheim yang mendengar nama sukarelawannya langsung mengenali bahwa dia adalah cinta pertamanya, tapi nggak begitu dengan sang Duchess.
Ketika sang Duchess mengenali cinta masa lalu nya, sang Pangeran yang nggak suka sama segala sesuatu yang nggak bisa dijelaskan dengan akal sehat menantang sang Ilusionis untuk memberikan pertunjukkan yang paling hebat di Istana
Dari sini cerita semakin seru, dimana sang Pangeran semakin membenci Eisenheim karena triknya ga pernah bisa dipecahkan oleh Pangeran, sampe Pangeran tahu bahwa Duchess Von Teschen punya hubungan dengan Eisenheim.
Ceritanya beralur mundur - maju, jadi perlu konsentrasi sendiri. Film nya sebenernya ga terlalu berat, tapi kalo ditonton sambil ngerjain yang lain pasti bakal repot ngikutinnya.
Ending yang bikin geregetan menambah nikmatnya nonton film ini.
I'd love to watch this movie over and over again!!!
Karena nyewa 5 gratis 1 maka jadilah kami membawa pulang 12 film...ckckck...napsu bener ya??
Berhubung cuma dapet waktu seminggu, jadilah pake sistem striping, kaya sinetron gitu dah
di hari ke 4 ini gw baru berhasil nonton 3, jadi harus ada lemburan niy besok :)
film yang udah gw tonton adalah :
- Red Cliff I dan II
asli, ni film cakep abissss...yang main Tony Leung ama tayank2 gw : Takeshi Kaneshiro
Film ini sejatinya bagian dari kisah Sam Kok (Tiga Raja) dari Cina, tapi untuk film ini, John Woo, sutradaranya yang juga bikin film Face/Off sama MI : II , mengadopsi cerita cinta yang berlatar Kisah Sam Kok itu
Dikisahkan Cao Cao, perdana mentri yang haus kekuasaan, mengendalikan raja muda yang saat itu memimpin, untuk bisa menjadi penguasa selanjutnya. Dia memaksa raja muda untuk melakukan penyerangan ke wilayah selatan yang dipimpin oleh jago perang Liu Bei dan Sun Quan dengan alasan mencegah pemberontakan
Pasukan Liu Bei kalah karena Liu Bei memilih untuk menyelamatkan warga yang mengungsi. Istri dan kakak Liu Bei jadi korban tentara Cao Cao, tapi pangeran yang masih bayi bisa diselamatkan Zhao Yun, pemimpin pasukan Liu Bei. Zhu-ge Liang (my lovely Takeshi Kaneshiro), penasihat Liu Bei yang ahli dalam ilmu bumi dan strategi perang, mempunyai rencana untuk minta bantuan dari penguasa wilayah timur Sun Quan untuk bergabung menjatuhkan Cao Cao dari kekuasaannya.
Sun Quan adalah pemimpin muda yang dikelilingi penasihat tua yang selalu memilih perdamaian demi keselamatan mereka sendiri. Sun Quan sendiri punya rekanan hebat, yang lebih terkenal kemampuannya dalam bermusik tetapi memiliki bakat sangat hebat dalam berperang, Zhou Yu, yang punya istri cantik bernama Xiao Qiao, yang ga lain adalah cinta pertama Cao Cao.
Kerjasama Zhu-ge Liang dengan Zhou Yu adalah kerjasama dengan caranya masing-masing dengan trik-trik perang yang brilian yang walau berbeda tapi sama-sama keren dan sukses.
Perang yang terjadi antara kerajaan hanya karena seorang wanita
Pokoke WAJIB dah ditonton karena Takeshi nya keren banget ^_^
- The Illusionist
Dari judulnya udah bisa ketebak, ini soal pesulap yang brilian banget.
Disadur dari cerpen karya Steven Millhauser yang judulnya Eisenheim the Illusionist, yang berkisah tentang si pesulap yang punya bakat hebat semenjak bertemu pesulap yang hebat di usia remajanya, kemudian berkat bakat sulapnya dia bertemu Duchess Von Teschen, cinta pertama nya. Eisenheim yang cuma anak tukang lemari dipisahkan dari kekasihnya yang keturunan ningrat dan akhirnya bertemu kembali saat mereka dewasa, saat Eisenheim udah jadi pesulap yang terkenal, di salah satu pertunjukkannya.
Duchess Von Teschen, yang saat itu adalah pasangan Pangeran Leopold, jadi sukarelawan untuk penutup pertunjukkan Eisenheim. Di atas panggung, Eisenheim yang mendengar nama sukarelawannya langsung mengenali bahwa dia adalah cinta pertamanya, tapi nggak begitu dengan sang Duchess.
Ketika sang Duchess mengenali cinta masa lalu nya, sang Pangeran yang nggak suka sama segala sesuatu yang nggak bisa dijelaskan dengan akal sehat menantang sang Ilusionis untuk memberikan pertunjukkan yang paling hebat di Istana
Dari sini cerita semakin seru, dimana sang Pangeran semakin membenci Eisenheim karena triknya ga pernah bisa dipecahkan oleh Pangeran, sampe Pangeran tahu bahwa Duchess Von Teschen punya hubungan dengan Eisenheim.
Ceritanya beralur mundur - maju, jadi perlu konsentrasi sendiri. Film nya sebenernya ga terlalu berat, tapi kalo ditonton sambil ngerjain yang lain pasti bakal repot ngikutinnya.
Ending yang bikin geregetan menambah nikmatnya nonton film ini.
I'd love to watch this movie over and over again!!!
Langganan:
Postingan (Atom)

